Ini percakapan semalam. Adalah tentang hubungan yang sudah dijalani selama empat tahun enam bulan. Atau berapapun itu, tak penting rasanya seberapa lama.
Dulu, rasanya setiap hal rasanya menarik untuk diceritakan, semua hal rasanya menarik untuk dibahas.
Sampai beberapa malam ini, kami hampir mengahbiskan 1 jam hanya dengan beberapa pertanyaan dan jawaban yang begitu singkat, dijeda dengan diam yang lebih panjang daripada apa yang dibicarakan.
Dirasa-rasa ini cukup mengkhawatirkan. sudah seminggu atau lebih, yang bisa kami asumsikan dengan 'belakangan ini'.
Dulu rasanya percakapan begitu hangat dan mudah saja ngalir, kadang hingga tengah malam atau dini hari. Belakangan ini rasanya ngobrol satu jam pun mulai melelahkan, karena sampai mencari-cari apa yang harus diceritakan apa yang harus ditanyakan.
Apa yang salah, siapa yang salah.
Menurutku...
It's not about we don't care.
It's not about we don't love each other anymore.
And I believe that chemistry is last forever.
Lalu apa yang salah. Jujur aku paling benci ketika ada teman yang bercerita tentang mereka yang mulai jenuh dengan hubungan yang sedang mereka jalani.
Wich is, to be honest... I (almost) feel the same.
Sampai hari ini aku punya sedikit waktu untuk berefeleksi tentang, yah apa yang sedang terjadi dengan kami belakang ini.
Akhirnya kuberanikan untuk menarik konklusi, bahwa, Chemistry is a gift, but it's kinda plant wich is need to growth. If we do not treat it properly it might not growth optimally or even die. And if cemistry is a plant the good communication is it's soil wich help its grow.
"COMMUNICATION". It's feels like I've failed, we've failed to keep the rock of our relationship.
Aku masih terngiang cerita bulek tentang 'wanita ingin diperjuangkan'. NO, it's not about the woman.
Bukan perempuannya yang perlu diperjuangkan tapi, relationshipnya.
It's not easy anyway to keep up the relationship as if its precious as your life.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar