Senin, 13 November 2017

Kepel



Pohon kepel atau Stelechocarpus burahol adalah tanaman endemik dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Tumbuhan ini biasanya ditanam atau tumbuh di sekitar pekarangan rumah. Buahnya berwarna cokelat dan daging buahnya berwarna orange menyala ketika sudah matang, dan rasanya manis.Ketika berbicara soal jatuh cinta, entah mengapa aku begitu saja teringat pada buah ini. Buah kepel ini akan jatuh dengan sendirinya dari tangkainya saat sudah matang, dan buah yang sudah jatuh ke tanah sudah pasti rasanya manis karena memang sudah matang dengan sendirinya. Apa yang mengingatkanku pada buah ini ketika berbicara soal cinta? Malam ini kami lagi-lagi berbeda pendapat. Tidak bertengkar, kami tidak pernah bertengkar, kami membiasakan diri  kami untuk tidak meyertakan keterlibatan emosi negatif ketika kami berselisih paham, kami selalu mengusahakan untuk mendiskusikannya secara terbuka menyampaikan pendapat dan gagasan masing-masing dan mengakhirinya dengan closing statement berupa maaf dan terimakasih.
Jatuh cinta itu seperti buah kepel mungkin atau memang.
"Kamu tau buah kepel?" tanyaku disela-sela pembicaraan kami.
"Kamu tau caranya mengidentifikasi buah kepel itu sudah matang atau belum?"
"Kepel akan jatuh sendiri dari pohonnya saat ia matang."
"That's the point. Aku, tidak pernah tau kapan aku akan jatuh cinta, bahkan dengan siapa. Sama halnya dengan kepel, ini akan menjadi baik ketika tidak dipaksakan, kepel yang dipetik sebelum waktunya rasanya sepet. Ya kalau sekarang aku jatuh, ya memang mungkin karena sudah matang, kalaupun aku mengenalmu selama delapan tahun dan baru jatuh sekarang, salahku?"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar