Kamis, 23 Juni 2016

Diam-diam



22/9/15
menjelma semburat sinar matahari yang mengahangatkanmu
menjelma butir-butir embun yang menetes menyejukkanmu
menjelma pagi yang setiap hari membangunkan tidurmu

diam-diam, diam diam aku di mendekatimu membisu tak ingin engkau tahu
diam-diam, diam-diam aku ada tanpa hadirnya kau rasa

menjelma iringan awan yang berarak yang meneduhkanmu
menjelma penggal-penggal mimpi yang menyelundupi tidurmu
menjelma rangkaian kata-kata dengan rahasia bercerita tentangmu

diam-diam, diam diam aku di mendekatimumu membisu tak ingin kau tahu
diam-diam, diam-diam aku ada tanpa hadirnya kau rasa
diam-diam, diam-diam aku ada tanpa hadirnya kau rasa
diam-diam, diam-diam aku ada tanpa hadirnya kau rasa
aku diam….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar