Jumat, 08 September 2017

Rumah

Mari kita membangun rumah kita sendiri, menggambar ruang demi ruangnya, kemudian menata batu batanya, menempatkan jendela kursi dan vas bunga, menata rak buku, cangkir dan selimut di tempat yang kita suka. Kita memilih warna dinding dan pola tirainya.
We built our home, not buying a house.
Lalu kita membuat halaman belakang untuk aku menanam bunga, atau sebuah kolam untuk kamu memelihara ikan.
Di beranda kelak kita akan menghabiskan pagi dan sore sambil kamu membaca koran harian dan aku merajut, ada halaman tempat dimana anak-anak belajar naik sepeda, ada dapur yang tungkunya selalu hangat tempat kamu menertawakan boluku yang bantat, anak-anak mengeluhkan PR matematikanya diruang tengah, dan kursi malas tempat kita saling memijit punggung kita kelak saat renta. Lekas kita bangun, tempat dimana kita menemukan makna pulang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar